Sabtu, 24 Oktober 2015

KONFERENSI ASIA AFRIKA



KONFRENSI ASIA-AFRIKA
Dengan diprakarsai oleh lima Negara ASIA, yaitu INDONESIA, INDIA, PAKISTAN, BIMA dan SRILANGKA, pada tanggal 18 sampai dengan tanggal 25 April 1955 di Bandung diselenggarakan Konfrensi ASIA–AFRIKA, Konfrensi ini diikuti oleh 29 Negara ASIA-AFRIKA Yaitu : AFGANISTAN, BIMA, JEPANG, ETHIOPIA, FILIPINA, Gold Coast (GHANA),INDIA, INDONESIA, IRAK, IRAN, KAMBOJA, LAOS, LIBANON, LIBERIA, LIBIA, MUANGTHAI,  MESIR, NEPAL, PAKISTAN, REPUBLIK RAKYAT CHINA,  SAUDI ARABIA,  SRILANGKA, SUDAN, SURIAH,  TURKI, VIETNAM SELATAN ,  VIETNAM UTARA, YAMAN dan YORDANIA.
Sebelum Konfrensi tersebut diadakan , kelima Negara pemrakarsa telah mengadakan serangkaian pertemuan persiapan pertama di Kolombo  pada Bulan April 1954 dan kemudian di Bogor pada Bulan Desember dalam tahun yang sama.
Konferensi ASIA-AFRIKA diselenggarakan dalam suasana meningkatkan perjuangan Bangsa-Bangsa terjajah untuk memperoleh Kemerdekaan serta usaha-usaha untuk menggalang persatuan dan solidaritas diantara Negara-Negara yang berkembang dan merdeka. situasi Internasional pada masa itu diliputi oleh kecemasan akan timbulnya oleh perang atom, situasi ini mendorong Negara-Negara yang sedang berkembang untuk mencari jalan membantu meredakan ketegangan Dunia dan memelihara perdamaian.
Dalam agenda konferensi tercantum pokok-pokok pembicaraan yang mencerminkan masalah-masalah Internasional yang sangat hangat pada waktu itu agenda tersebut antara lain mencantumkan usaha-usaha untuk meningkatkan kerja sama ekonomi dan kebudayaan, Hak Azasi Manusia dan menentukan nasib sendiri, termasuk soal rasionalisme, masalah Rakyat-Rakyat terjajah antara lain soal Afrika Utara dan Irian Barat.
Perdamaian Dunia dan kerja sama INTERNASIONAL, termasuk beberapa aspek mengenai PBB, hidup berdampingan (co-exsistence), SOAL INDOCINA, ADEN, masalah pelucutan senjata (Disarmamen), dan masalah senjata penghancur yang dahsyat (weapons of mass destruction)
Konfrensi ini menghasilkan berbagai keputusan penting yang dituangkan didalam suatu komunikasi untuk kepentingan bersama. disamping itu telah pula disetujui prinsip-prinsip yang hakiki untuk hubungan INTERNASIONAL dalam  rangka memelihara dan memajukan perdamaian Dunia.

AMANAT PRESIDEN MR.Ir. SOEKARNO



PANCASILA
UNDANG-UNDANG DASAR
AMANAT PRESIDEN PANGLIMA TERTINGGI ANGKATAN PERANG
REPUBLIK INDONESIA

Dalam penempatan untuk melaksanakan “AMBEK AMANA SARANA ARSA” dengan ketetapan MPRS No IV 1963 yang menjadikan RESOPIM  sebagai pedoman pelaksanaan  garis - garis besar  Haluan Negara dan sebagai landasan kerja dalam melaksanakan konsepsi pembangunan yang sudah ditetapkan dalam MPR No 1 dan No 2 tahun 1960.
  1. Menindak lanjuti/melaksanakan  FRONT NASIONAL  dengan peraturan Presiden No 13 Tanggal 31 Desember 1959, menurut peraturan Presiden tujuan FRONT NASIONAL adalah :
1.         Melaksanakan Revolusi Indonesia
2.         Melaksanakan Pembangunan semesta Nasional
3.         Mengembalikan Irian Barat kedalam wilayah Republik Indonesia

DEKRIT PRESIDEN 5 JULI 1959


Dekrit Presiden RI. 1

Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa
KAMI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA PANGLIMA
TERTINGGI ANGKATAN PERANG

Dengan ini menyatakan dengan khidmat:
Bahwa anjuran Presiden dan Pemerintah untuk kembali kepada Undang-Undang Dasar 1945 yang disampaikan kepada segenap Rakyat Indonesia dengan Amanat Presiden pada tanggal 22 April 1959, tidak memperoleh keputusan dari konstituante sebagai mana ditentukan dalam Undang-Undang Dasar Sementara.
Bahwa berhubung dengan pernyataan sebagian besar Anggota-anggota sidang Pembuat Undang-Undang Dasar untuk tidak menghadiri lagi sidang, Konstituante tidak mungkin lagi menyelesaikan tugas yang dipercayakan oleh Rakyat kepadanya..
Bahwa hal yang demikian menimbulkan keadaan ketata – Negaraan yang membahayakan persatuan dan keselamatan Negara , Nusa dan Bangsa, serta merintangi pembangunan semesta untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur.
Bahwa dengan dukungan bagian terbesar Rakyat Indonesia dan didorong keyakinan kami sendiri , kami terpaksa menempuh satu-satunya jalan untuk menyelamatkan Negara Proklamasi.

FORMULIR PEMBENTUKAN KELOMPOK TANI BINAAN

PROGRAM
Blangko Susunan Pengurus Kelompok Tani silahkan Download di bawah ini...

pengurus.rar
http://downloads.ziddu.com/download/25048371/pengurus.rar.html